Payap Church

Informasi Teknologi Terbaru dan Terlengkap
Bunga Pukul Empat

Mengenal Bunga Pukul Empat Obat Mujarab Penakluk Jerawat

BUNGA pukul empat yang tumbuh di sekian banyak wilayah di Indonesia dikenal sebagai tumbuhan herbal dengan segudang manfaat, di antaranya menggempur jerawat dan mengobati keputihan.

Beberapa ciri tumbuhan ini, antara beda bagian bunganya serupa terompet kecil. Warna bunga pukul empat beraneka aneka sesuai dengan jenisnya laksana merah, putih, oranye dan kuning.

Selain tersebut kombinasi sebanyak warna laksana putih campur merah dan putih campur ungu. Bunga mulai mekar khususnya pada senja hari selama pukul empat. Namun di lokasi teduh, beberapa bunga bisa mekar sepanjang hari. Perbanyakan tumbuhan biasa dilaksanakan dengan bijinya yang telah tua.

Bunga pukul empat termasuk tumbuhan yang dapat difungsikan sebagai tumbuhan hias dan obat. Jika sebagai tumbuhan obat alami, tempat menanamnya dapat di kebun herbal ataupun tumbuhan obat family (toga).

Sebagai ramuan alami untuk menolong melawan keputihan, metodenya cukup memadukan unsur akar bunga pukul empat 30 gram serta kulit delima kering 30 gram. Kedua bahan ini direbus dengan air bersih 600 cc sampai tersisa separohnya. Lalu disaring dan airnya diminum, sehari dapat dilakukan dua kali.

Sedangkan sebagai ramuan untuk menolong menggempur jerawat, yakni dapat memanfaatkan biji kembang pukul empat. Caranya dipungut bagian isinya dan diubah menjadi wujud tepung bedak. Lalu diiberi tidak banyak air dan teratur dioleskan pada jerawat. Dengan meminimalisir asupan-asupan berlemak, semoga ikut menolong mempercepat lumpuhnya serangan jerawat.

Jika guna melawan bisul, resepnya antara lain dapat menggunakan 10 helai daun kembang pukul empat. Cara menciptakan ramuan, daun-daun dibersihkan bersih, dilumatkan dan diberi garam. Hasilnya ditempelkan pada bisul dan sekitarnya kemudian di balut.

Tanaman bunga pukul empat ini memiliki nama bertolak belakang di sejumlah wilayah seperti noja (Bali), pukul ampa (Minahasa), kupa oras (Ambon), cako rana (Ternate) dan kembang asar (Lampung).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *